Tuesday, May 11, 2010

pengertian ketahanan nasionaol,aspek-aspek ketahanan nasional,hakikat ketahanan nasional

Ketahanan nasional

Istilah Ketahanan Nasional dikenal belum lama, istilah Ketahanan Nasional mulai dikenal dan dipergunakan pada permulaan tahun enam puluhan. Sejak tahun 1962 terlihat adanya usaha yang secara khusus diselenggarakan untuk memperkembangkan pola gagasan ketahanan nasional. Dalam persiapan Panitia Pendirian Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas), sekitar tahun 1962 tersebut, terlihat adanya hasrat yang kuat untuk mengkaji lebih lanjut pola Ketahanan Nasional tersebut.

Pada tahun 1965, Lemhanas selalu berusaha utk mempopulerkan dan menyempurnakan konsep dan substansi Ketahanan Nasional.

pengertian
Ketahanan Nasional merupakan kondisi dinamik suatu bangsa, berisi keuletan dan ketangguhan, yg mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional, didalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan serta gangguan baik yg dating dari luar maupun dari dalam yg langsung maupun tidak langsung membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara.

Kondisi atau keadaan selalu berkembang serta bahaya dan tantangan-tantangan selalu berubah, maka Ketahanan Nasional itu juga harus dikembangkan dan dibina agar memadai dengan perkembangan keadaan. Dengan demikian Ketahanan Nasional sifatnya dinamik bukan statis.

Hakikat pertahanan nasional
Ketahanan nasional adalah Kemampuan dan Ketangguhan suatu bangsa untuk dapat menjamin kelangsungan hidupnya menuju kejayaan bangsa dan negara.

Secara antropologi budaya maka manusia merupakan. Mahluk Tuhan tersempurna, karena pada manusia selain kehidupan ia mempunyai kemampuan berpikir (Akal) serta ketrampilan dan karenanya lahirlah manusia budaya atau manusia berbudaya.


Sebagai manusia berbudaya ia mengadakan hubungan dengan alam sekitarnya didalam usaha mempertahankan eksistensi dan kelangsungan hidupnya. Kita mengenal ada 8 hubungan tersebut sebagai berikut :

1. Manusia – Tuhan –disebut Agama/Kepercayaan.
2. Manusia – Cita-cita –disebut Ideologi.
3. Manusia – Kekuasaan – disebut Politik.
4. Manusia – Pemenuhan kebutuhan – disebut Ekonomi.
5. Manusia – Penguasaan/pemanfaatan alam –disbut ilmu pengetahuan dan teknologi
6. Manusia – Manusia – disebut Sosial.
7. Manusia – Rasa keindahan – disebut kesenian.
8. Manusia – Rasa aman – disebut Hankam.


Kesimpulan yg dapat diambil dari uraian diatas adalah :

Bahwa manusia bermasyarakat untuk mendapatkan keperluan hidupnya, yaitu kesejahteraan, dan keselamatan serta keamanannya.



Aspek alamiah
1 Posisi dan Lokasi geografi negara;
2 Keadaan dan Kekayaan alam;
3.Keadaan dan Kemampuan penduduk.


Aspek alamiah diatas karena berjumlah 3 maka dinamakan TRIGATRA.

Aspek sosial
Ideologi;
Politik;
Ekonomo; IPOLEKSOSBUDHANKAM.
Sosial Budaya;
Hankam.


Karena aspek sosial/kemasyarakatan jumlahnya 5, maka dinamakan PANCAGATRA.

Antara Trigatra dan Panca gatra serta antar gatra itu sendiri terdapat hubungan timbal balik yg erat yg dinamakan KETERHUBUBGAN (KORELASI) dan KETERGANTUNGAN (interdependensi).
Sifat2 ketahanan
1. Mandiri : Percaya akan kemampuan dan kekuatan sendiri.
2. Dinamis : Ketahanan Nasional tidak tetap, dpt meningkat, tergantung sikon bangsa serta lingkungan strategisn
3. Wibawa : Keberhasilan pembinaan Ketahanan Nasional Indonesia secara berelanjut dan berkesinambungan akan makin tinggi pula nila wibawanya.
4 Konsultasi dan Kerjasama : Konsepsi Ketahanan Nasional Indonesia tidak mengutamakan sikap Konfrontatif dan antagonitis, tidak mengandalkan kekuatan dan kekuasaan semata, akan tetapi lebih utana bersifat Konsultatif, kerjasama, saling menghargai dg mengandalkan kekuatan moral dan pribadi bangsa.
Kesimpulan pengertian
Ketahanan nasional adalah keuletan dan daya tahan kita dalam menghadapi segala kekuatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan hidup negara dan bangsa indonesia.
Menurut lemhannas 1969
Ketahanan nasional adalah keuletan dan daya tahan suatu bangsa yang emngandung kemampuan untuk memperkembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala ancaman baik yang datang dari luar maupun dari dalam, yang langsung atau tidak langsung membahayakan kelangsungan hidup negara dan bangsa indonesia
Menutut lemhannas 1972
Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamis suatu bangsa, berisi keuletan dan ketangguhan, yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional didalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan, serta gangguan baik yang datang dari luar maupun dari dalam, yang langsung maupun tidak langsung membahayakan integritas, identitas kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mengejar perjuangan nasional
Perbedaan pengertian
Antara lain sebagai berikut :
1. Perumusan tahun 1972 bersifat universal dalam arti rumusan-rumusan tersebut dapat diterapkan di negara- negara lain, terutama di megara-negara yang sedang berkembang
2. Tdak kalgi diusahakan suatu definisi sebagai gantinya dirumuskan apa yang dimaksudkan dengan istilah ketahanan nasional.
3. Jika dahulu ketahanan nasional di identikan dengan keuletan dan daya tahan, maka ketahanan nasional merupakan suatu kondisi dinamis yan berisikan keuletan dan ketangguhan yang berarti bahwa kondisi itu dapat berubah
4. Secara lengkap di cantumkan tantangan. Ancaman, hambatan, serta gangguan.
5. Kelangsungan hidup lebih diperinci menjadi integritas, identitas dan kelangsungan hidup

No comments:

Post a Comment